VIRUS CORONA TENTARA ALLAH UNTUK MANUSIA
Beberapa hari yang lalu, salah satu
teman kuliahku di Universitas Negeri Makassar telah berpulang ke rahmatullah, karena
penyakit Covid-19 yang dideritanya. Saya
merasa sedih karena kehilangan teman kuliah yang lucu dan heboh disetiap ada
pertemuan. Menurut informasi dari group
WA beliau dikuburkan tengah malam jam satu dengan mengikuti protokol
pemulasaran jenasah untuk penderita covid. Pemulasaran yang tidak boleh diantar
oleh keluarga, kerabat dan teman-teman. tapi hanya diantarkan oleh petugas khusus
yang telah ditunjuk untuk tugas ini. Walaupun penyakit yang disebabkan virus
corona bukan suatu penyakit tunggal yang membuat kematian tapi virus ini telah
memberikan andil besar dalam kematian seseorang.
Mengapa virus ini menakutkan? karena
masuk ke organ tubuh kita bagaikan ‘bajak laut’ yang naik ke kapal dan
mengambil alih kemudi jika seluruh awak kapal lemah dan kalah bertarung. Virus
corona sebagai makhluk ‘tak kasat mata’ masuk ke dalam tubuh melalui mata,
hidung dan mulut, Virus memiliki ujung tajam yang membuatnya dapat menempel ke
membran sel manusia, kemudian materi genetis virus masuk menembus sel tubuh
manusia. Melalui materi genetis inilah yang kemudian membajak metabolisme sel
dan mengambil alih fungsi sel, sehingga sel tidak berkembang melainkan beralih
haluan demi memperbanyak diri virus pembajak sel tersebut. Jadilah inang
dikuasai dan melakukan replikasi secara berlanjut.
Virus dalam klasifikasi makhluk hidup atau
benda mati sebenarnya masih perdebatan. Karena apabila berdiri sendiri dan
tidak berada pada suatu inang, maka virus hanyalah benda mati berupa bahan
genetik (RNA atau DNA) yang ditutupi protein serta membentuk kristal. Setelah
menemukan inang barulah virus ini hidup dan dan berkembang biak serta menjadi
sumber penyakit.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
melaporkan bahwa ada tiga tahapan virus ini dalam melakukan penyerangan
terhadap paru-paru yaitu fase replikasi virus, hiper-reaktivitas imun, dan
perusakan paru-paru. virus yang masuk ke dalam tubuh melalui jalur pernafasan
dan membran mukus di bagian belakang tenggorokan, menempel pada reseptor di
dalam sel, dan mulai berkembang di sana.
Saat ini di kondisi ‘new normal’ virus
masih gentayangan dimana-mana, sehingga perlu mengikuti protokol kesehatan
untuk pandemi. Virus corona merupakan tentara
yang dikirimkan oleh Allah SWT, untuk mengawali sebuah proses yang telah masuk
kategori “dead line” sebelum malaikat kiriman Allah datang, karena waktu kita
di bumi terbatas dan sudah ditentukan. “
...dan bagimu ada tempat kediaman di bumi, kesenangan hidup sampai waktu yang
ditentukan” ( Q.s. al Baqarah (2): 36).
Virus corona masuk dalam tubuh belum
tentu orang positif, mengapa karena si virus kelelahan bertarung dengan
imunitas diri seseorang yang bagus sehingga dia hanya bisa bertengger dalam tubuh, tapi orangnya tidak sakit, namun memiliki kemampuan menyebarkan virus dikenallah
dengan manusia ‘pembawa penyakit’, ‘orang tanpa gejala’. Masih banyak misteri
tentang virus corona ini, padahal sejatinya sudah mudah dikenali karena
penyakit ini mirip dengan penyakit yang sudah pernah ada sebelumnya sehingga
sudah bisa dikenali karakteristik perkembangan penyakit covis-19 dan memahami
pola sang virus. Tapi realita menyatakan bahwa peneliti, dokter dan paramedis
masih pada tahapan ‘trial and error’. Mengapa demikian? karena masih banyaknya
hal yang membingungkan tentang viruus corona.
Alam
raya ini baik makro maupun mikro semuanya memiliki manfaat dan kegunaan, baik
untuk kegunaaan secara langsung bagi manusia maupun manfaat tidak langsung
melalui suatu mekanisme di alam. Termasuk virus yang selamai ni dikenal sebagai
penyebab penyakit ternyata memiliki manfaat. karena memang Allah menciptakan
segala sesuatu tanpa sia-sia.
Tiada binatang –binatang yang ada di bumi ini dan
tiada pula burung-burung yang terbang dengan dua sayapnya, melainkan semuanya
itu umat juga seperti kamu. Tiadalah
kami alpakan sesuatupun di dalam al-kitab, kemudian kepaaa tuhannya lah mereka
dihimpun. (Q.S. Al An’am (6): 38)
“Dan tidak ada sesuatu yang melata di bumi melainkan
atas Allah rezekinya dan dia mengetahui tempat kediamannya serta tempat
penimpanannya. Semuanya termasuk dalam kitab yang nyata.
Dibalik namanya yang mengerikan, sebenarnya virus memiliki manfaat bagi kesejahteraan manusia.
melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi virus dapat dimanfaatkan,
karena memang seluruh isi alam ini dibuat untuk manusia.
“Dan dia yang menundukkan untukmu apa yang ada di
langit dan apa yang ada di bumi semuanya, sebagai rahmat dari pada-Nya.
Sesungguhnya pada yang demikian iti benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.”
(QS Al-Jatsyiah [45]: 13)
Manfaat
Virus untuk : Bidang Pertanian pestisida
biologis di bidang pertanian yang tidak mencemari lingkungan. Bidang Teknik
Rekayasa dapat dibuat sebagai kapasitor setelah menginokulasi partikel virus
lalu dicampur dengan senyawa Fe/besi. Bidang Kesehatan: virus dimanfaatkan
sebagai bahan pembuat vaksin untuk kekekbalan tubuh tehadap penyakit, Virus digunakan
sebagai terapi gen melalui rekayasa genetika. Virus digunakan sebagai pengobatan
secara biologis untuk membunuh bakteri yang bersifat patogen. Virus digunakan
untuk produksi interferon berupa senyawa pencegah replikasi virus dalam inang. Virus di gunakan untuk produksi hormon
insulin, dengan cara mencangkokkan virus ke dalam gen penghasil insulin dalam
tubuh bakteri agar dihasilkan insulin dalam jumlah besar.
Virus sebagai mikroba dan seluruh isi
alam raya ini diciptakan untuk manusia. Seluruh alam raya ditundukkan oleh Allah
untuk kepentingan manusia, agar bisa beribadah kepada Allah Swt. dengan baik.
Bone, 02 Juli 2020
Suriani Nur
3 komentar:
Keren kanda...sisi lain dr virus jg memiliki manfaat
Mantap bu...Virus corona antara musibah dan anugerah...😅
Wah dpt pengetahuan baru
Kukira selama inj virus itu berbahaya
Makasih pencerahannya bu😁👍😊
Posting Komentar