Kamis, 02 Juli 2020

TENTARA ALLAH UNTUK MANUSIA


VIRUS CORONA TENTARA ALLAH UNTUK MANUSIA


Beberapa hari yang lalu, salah satu teman kuliahku di Universitas Negeri Makassar telah berpulang ke rahmatullah, karena penyakit Covid-19 yang dideritanya.  Saya merasa sedih karena kehilangan teman kuliah yang lucu dan heboh disetiap ada pertemuan.  Menurut informasi dari group WA beliau dikuburkan tengah malam jam satu dengan mengikuti protokol pemulasaran jenasah untuk penderita covid. Pemulasaran yang tidak boleh diantar oleh keluarga, kerabat dan teman-teman. tapi hanya diantarkan oleh petugas khusus yang telah ditunjuk untuk tugas ini. Walaupun penyakit yang disebabkan virus corona bukan suatu penyakit tunggal yang membuat kematian tapi virus ini telah memberikan andil besar dalam kematian seseorang.
Mengapa virus ini menakutkan? karena masuk ke organ tubuh kita bagaikan ‘bajak laut’ yang naik ke kapal dan mengambil alih kemudi jika seluruh awak kapal lemah dan kalah bertarung. Virus corona sebagai makhluk ‘tak kasat mata’ masuk ke dalam tubuh melalui mata, hidung dan mulut, Virus memiliki ujung tajam yang membuatnya dapat menempel ke membran sel manusia, kemudian materi genetis virus masuk menembus sel tubuh manusia. Melalui materi genetis inilah yang kemudian membajak metabolisme sel dan mengambil alih fungsi sel, sehingga sel tidak berkembang melainkan beralih haluan demi memperbanyak diri virus pembajak sel tersebut. Jadilah inang dikuasai dan melakukan replikasi secara berlanjut.
Virus dalam klasifikasi makhluk hidup atau benda mati sebenarnya masih perdebatan. Karena apabila berdiri sendiri dan tidak berada pada suatu inang, maka virus hanyalah benda mati berupa bahan genetik (RNA atau DNA) yang ditutupi protein serta membentuk kristal. Setelah menemukan inang barulah virus ini hidup dan dan berkembang biak serta menjadi sumber penyakit.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa ada tiga tahapan virus ini dalam melakukan penyerangan terhadap paru-paru yaitu fase replikasi virus, hiper-reaktivitas imun, dan perusakan paru-paru. virus yang masuk ke dalam tubuh melalui jalur pernafasan dan membran mukus di bagian belakang tenggorokan, menempel pada reseptor di dalam sel, dan mulai berkembang di sana. 
Saat ini di kondisi ‘new normal’ virus masih gentayangan dimana-mana, sehingga perlu mengikuti protokol kesehatan untuk pandemi.  Virus corona merupakan tentara yang dikirimkan oleh Allah SWT, untuk mengawali sebuah proses yang telah masuk kategori “dead line” sebelum malaikat kiriman Allah datang, karena waktu kita di bumi terbatas dan sudah ditentukan.  “ ...dan bagimu ada tempat kediaman di bumi, kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan” ( Q.s. al Baqarah (2): 36).  
Virus corona masuk dalam tubuh belum tentu orang positif, mengapa karena si virus kelelahan bertarung dengan imunitas diri seseorang yang bagus sehingga dia hanya bisa bertengger dalam tubuh,  tapi orangnya tidak sakit,  namun memiliki kemampuan menyebarkan virus dikenallah dengan manusia ‘pembawa penyakit’, ‘orang tanpa gejala’. Masih banyak misteri tentang virus corona ini, padahal sejatinya sudah mudah dikenali karena penyakit ini mirip dengan penyakit yang sudah pernah ada sebelumnya sehingga sudah bisa dikenali karakteristik perkembangan penyakit covis-19 dan memahami pola sang virus. Tapi realita menyatakan bahwa peneliti, dokter dan paramedis masih pada tahapan ‘trial and error’. Mengapa demikian? karena masih banyaknya hal yang membingungkan tentang viruus corona.
 Alam raya ini baik makro maupun mikro semuanya memiliki manfaat dan kegunaan, baik untuk kegunaaan secara langsung bagi manusia maupun manfaat tidak langsung melalui suatu mekanisme di alam. Termasuk virus yang selamai ni dikenal sebagai penyebab penyakit ternyata memiliki manfaat. karena memang Allah menciptakan segala sesuatu tanpa sia-sia.
                                                                                             
Tiada binatang –binatang yang ada di bumi ini dan tiada pula burung-burung yang terbang dengan dua sayapnya, melainkan semuanya itu umat  juga seperti kamu. Tiadalah kami alpakan sesuatupun di dalam al-kitab, kemudian kepaaa tuhannya lah mereka dihimpun. (Q.S. Al An’am (6): 38)

“Dan tidak ada sesuatu yang melata di bumi melainkan atas Allah rezekinya dan dia mengetahui tempat kediamannya serta tempat penimpanannya. Semuanya termasuk dalam kitab yang nyata.
                                    
Dibalik namanya yang mengerikan,  sebenarnya virus  memiliki manfaat bagi kesejahteraan manusia. melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi virus dapat dimanfaatkan, karena memang seluruh isi alam ini dibuat untuk manusia.
“Dan dia yang menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, sebagai rahmat dari pada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian iti benar-benar terdapat tanda-tanda  (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS Al-Jatsyiah [45]: 13)

Manfaat Virus  untuk : Bidang Pertanian pestisida biologis di bidang pertanian yang tidak mencemari lingkungan. Bidang Teknik Rekayasa dapat dibuat sebagai kapasitor setelah menginokulasi partikel virus lalu dicampur dengan senyawa Fe/besi. Bidang Kesehatan: virus dimanfaatkan sebagai bahan pembuat vaksin untuk kekekbalan tubuh tehadap penyakit, Virus digunakan sebagai terapi gen melalui rekayasa genetika. Virus digunakan sebagai pengobatan secara biologis untuk membunuh bakteri yang bersifat patogen. Virus digunakan untuk produksi interferon berupa senyawa pencegah replikasi virus  dalam inang. Virus di gunakan untuk produksi hormon insulin, dengan cara mencangkokkan virus ke dalam gen penghasil insulin dalam tubuh bakteri agar dihasilkan insulin dalam jumlah besar.
Virus sebagai mikroba dan seluruh isi alam raya ini diciptakan untuk manusia. Seluruh alam raya ditundukkan oleh Allah untuk kepentingan manusia, agar bisa beribadah kepada Allah Swt. dengan baik.

Bone, 02 Juli 2020


Suriani Nur

3 komentar:

Syamsidar HS mengatakan...

Keren kanda...sisi lain dr virus jg memiliki manfaat

Rina Novianty mengatakan...

Mantap bu...Virus corona antara musibah dan anugerah...😅

ummu izzl mengatakan...

Wah dpt pengetahuan baru

Kukira selama inj virus itu berbahaya

Makasih pencerahannya bu😁👍😊

HIDUP BAHAGIA SELARAS DENGAN IRAMA ALAM

HIDUP BAHAGIA SELARAS DENGAN IRAMA ALAM Tadi malam sempat ikut kegiatan ‘ngaji ilmu dari suatu webinar’. Ada hal menarik dari pemat...